HALO PAUDINDONESIA – MALANG. TK Impianku Malang, dengan nama resmi KB-RA IT Impianku, meraih Gold Stevie Award dalam Asia-Pacific Stevie Awards 2025. Lembaga pendidikan anak usia dini dari Kota Malang tersebut menjadi pemenang kategori Award for Excellence in Social Impact Companies – Up to 20 Employees.
Pemenang kompetisi diumumkan pada awal April 2025. Penghargaan kemudian diserahkan dalam seremoni Asia-Pacific Stevie Awards di Lotte Hotel, Seoul, Korea Selatan, pada 13 Mei 2025. Impianku diwakili oleh Ketua Yayasan Harapanku Harry Irawanto Utomo.
Berdasarkan penelusuran Halo PAUDIndonesia terhadap daftar pemenang resmi 2025 dan identitas lembaga yang tercantum, KB-RA IT Impianku merupakan satu-satunya lembaga PAUD asal Indonesia yang tercatat sebagai penerima penghargaan dalam edisi tersebut. Klaim ini dibatasi pada Asia-Pacific Stevie Awards 2025, bukan seluruh program Stevie Awards atau seluruh tahun penyelenggaraan.
Pengakuan untuk dampak sosial lembaga kecil
Kategori yang dimenangkan Impianku menilai dampak sosial organisasi dengan jumlah pegawai hingga 20 orang. Karena itu, penghargaan tersebut perlu dipahami sebagai pengakuan atas nominasi dan dampak sosial lembaga, bukan sebagai akreditasi akademik atau penilaian menyeluruh atas mutu setiap layanan pendidikan.
Menurut data lembaga, KB-RA IT Impianku berdiri pada 2008 dan dirintis oleh tiga pendiri sekaligus guru di sebuah rumah sewa di kawasan Tasikmadu, Kota Malang. Sekolah mengembangkan pendidikan Islam anak usia dini sambil mempertahankan akses bagi keluarga dengan kemampuan ekonomi yang beragam.
Pada 2025, Impianku melayani sekitar 160 anak dengan 15 guru dan dua tenaga kependidikan. Sekitar 60 peserta didik berasal dari keluarga berpenghasilan rendah. Data internal sekolah juga mencatat sekitar 1.000 anak telah menjadi lulusan sejak lembaga berdiri. Angka-angka tersebut merupakan data yang disampaikan pihak Impianku dan menjadi bagian dari konteks sosial lembaga.
Bersaing dalam ajang lintas industri
Asia-Pacific Stevie Awards merupakan kompetisi internasional yang terbuka bagi organisasi besar maupun kecil, lembaga nirlaba maupun perusahaan, di kawasan Asia-Pasifik. Menurut situs pengumuman resmi Stevie Awards, lebih dari 1.000 nominasi dari berbagai organisasi dan industri dipertimbangkan dalam penyelenggaraan 2025. Pemenang Gold, Silver, dan Bronze ditentukan berdasarkan nilai rata-rata dari lebih dari 120 eksekutif yang bertugas sebagai juri.
Penyelenggara menyebut organisasi dari 23 pasar memperoleh penghargaan pada edisi 2025. Daftar tersebut mencakup Indonesia bersama negara dan wilayah lain seperti Australia, India, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Dalam daftar pemenang asal Indonesia terdapat organisasi dari beragam sektor dan skala. Kehadiran lembaga PAUD kecil dari Malang dalam daftar yang sama menunjukkan bahwa dampak sosial pendidikan usia dini dapat dinilai bersama berbagai inovasi organisasi lainnya, meskipun setiap penerima mengikuti kategori yang berbeda.
TK Impianku Malang: Dari pendidikan terjangkau menuju pengakuan internasional
Perjalanan Impianku dimulai dengan sumber daya terbatas. Lembaga ini tumbuh dengan mengembangkan pembelajaran yang menggabungkan pendidikan iman dan adab, tahfidz Al-Qur’an, kemandirian, serta pengalaman belajar melalui pendekatan Montessori dan STEAM.
Sekolah juga mendampingi keluarga melalui kegiatan parenting dan penguatan komunikasi antara guru dan orang tua. Dalam konteks penghargaan sosial, capaian tersebut memperlihatkan bahwa ukuran lembaga tidak selalu menjadi batas untuk membangun dampak yang dapat dikenali di tingkat internasional.
Namun, penghargaan tetap perlu diterjemahkan menjadi tanggung jawab setelah seremoni. Bagi lembaga PAUD, pengakuan publik baru bermakna apabila diikuti peningkatan kompetensi guru, perlindungan anak, keterbukaan kepada keluarga, evaluasi pembelajaran, dan keberlanjutan akses pendidikan.
Arti capaian ini bagi ekosistem PAUD
Kemenangan TK Impianku Malang memberi contoh bahwa cerita PAUD Indonesia dapat dibawa ke forum internasional melalui bukti dampak yang terukur dan narasi kelembagaan yang jelas. Prestasi seperti ini juga dapat mendorong sekolah lain untuk mendokumentasikan perubahan yang mereka hasilkan, bukan hanya mengumpulkan daftar kegiatan.
Dokumentasi tersebut dapat mencakup akses pendidikan yang diperluas, perkembangan kualitas pendidik, kemitraan dengan keluarga, keberlanjutan program, serta manfaat nyata bagi komunitas. Dengan cara itu, penghargaan tidak berhenti sebagai simbol, tetapi menjadi kesempatan untuk belajar dan memperkuat praktik pendidikan anak usia dini.
Informasi lebih lanjut mengenai profil dan program sekolah dapat dibaca melalui situs resmi KB-RA IT Impianku.